Selamat Datang di DaduHoki.com, Agen Judi SBOBET MAXBET Online Terbesar dan Terpercaya yang melayani jasa pembuatan account/id dan transaksi bermain Judi Bola Online, Online Casino, Poker Online.


AGEN JUDI ONLINE AGEN JUDI ONLINE AGEN JUDI ONLINE AGEN JUDI ONLINE AGEN JUDI ONLINE

Gerard Pique Banyak Omong Soal Real Madrid

Agen Judi Online

DaduHoki Agen Judi Online – Lagi-lagi, karena sudah berulang kali Gerard Pique banyak omong soal Real Madrid. Seperti biasa, dia selalu memberi komentar pedas kepada tim musuh bebuyutannya itu.

Gerard Pique merasa Real Madrid selalu di-anak emaskan beberapa pihak sepak bola, sementara timnya sendiri, Barcelona selalu menjadi korba ketidakadilan di Spanyol.

Di La Liga musim ini saja, Pique sudah berulah beberapa kali. Ia sempat mengamuk menunjuk-nunjuk kepada Javier Tebas, Presiden La Liga. Pique menuduh Tebas memerintahkan wasit untuk merugikan Barcelona padahal wasit Spanyol berada di bawah RFEF yang salah satu pemimpinnya adalah Joan Gaspart, mantan Presiden Barca. Lalu Pique juga menuduh wasit La Liga sudah mencuri empat poin dari Barca dan menghadiahkan empat poin kepada Madrid.

Setelah pertandingan antara Prancis melawan Spanyol, Pique membuat beberapa penyataan menarik. Saat disinggung soal wasit pertandingan Barcelona melawan PSG, Pique justru mengatakan bahwa gol Sergio Ramos di final Liga Champions musim lalu offside.

Pique lalu juga mengatakan bahwa para hakim yang menghukum Messi dan Neymar kerap duduk di tribun VVIP Santiago Bernabeu. “Orang-orang yang menghukum Messi dan Neymar, tetapi memberikan perlakukan baik kepada Cristiano Ronaldo, mereka duduk di sekitar Florentino Perez di Bernabeu,” cetus Pique.

Daduhoki – Agen Judi Online Terbesar Terpercaya Indonesia

Sosok yang dimaksud Pique mungkin adalah Marta Silva de Lapuerta. Marta pernah menjadi Direktur di Real Madrid dan saat kasus Messi mengemuka, ia menjabat sebagai jaksa yang mewakili pemerintah Spanyol sehingga secara otomatis menjadikannya sebagai lawan Messi di pengadilan. Marta memang berkewajiban untuk menuntut Messi namun bukan dia yang menentukan hukuman bagi La Pulga.

Saat menyaksikan pertandingan di Bernabeu, Marta sudah mundur dari jabatannya di pemerintahan. Dan memang tak perlu dikatakan lagi, Marta memang seorang Madridista.

Namun para hakim yang menghukum Messi dan Barcelona tidak pernah duduk di box VVIP Bernabeu. Berikut adalah daftar kasus hukum Barcelona dalam beberapa tahun terakhir yang sudah diputuskan di pengadilan:

  • Messi dihukum 21 bulan penjara akibat penggelapan pajak. Vonis ini dijatuhkan dalam persidangan di Pengadilan Provinsi Barcelona dengan hakim Jesús Navarro Morales, Mercedes Otero Abrodos, dan Mecerdes Armas Galve.
  • Javier Mascherano dihukum satu tahun penjara akibat penggelapan pajak. Vonis ini dijatuhkan dalam persidangan di Pengadilan Provinsi Barcelona.
  • Barcelona dihukum dengan 5,5 juta euro karena menggelapkan dana transfer Neymar dari pajak sebesar 9,1 juta euro. Vonis ini dijatuhkan dalam persidangan di Pengadilan Provinsi Barcelona , seksi 8.
  • Neymar, Rosell dan Bartomeu dituntut akibat penipuan dalam kasus transfer Neymar di Pengadilan Tinggi Spanyol yang tentu saja berada di kota Madrid, ibukota Spanyol. Hakim yang menangani kasus ini adalah Jose de la Mata yang tidak pernah duduk di box VVIP Bernabeu.

Pique juga sepertinya melupakan fakta bahwa Messi dan Mascherano mengakui ada pelanggaran pajak dalam finansial mereka. Di pengadilan, tindakan itu juga sudah terbukti. Kasus transfer Neymar juga bukan cuma dipermasalahkan oleh pemerintah Spanyol, tapi juga pemerintah Brasil dan pemilik hak transfer Neymar sebelumnya; DIS. Barca bahkan sudah mengakui pelanggaran mereka dalam persidangan di kota Barcelona.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes

Copyright © 2016 DaduHoki.com. All Rights Reserved.